Menghalau Kantuk Saat Seminar, Ini Dia Alternatifnya

Bagi kamu yang sudah pernah datang ke seminar dan tidak jarang merasa ngantuk saat mendengarkan pembicara menyampaikan materi, pasti pernah melakukan segala daya dan upaya untuk menghalau rasa kantuk itu. Nah, biar kamu punya penangkal kantuk yang variatif, SEMAREVENT mau berbagi beberapa nihh, yukk simak…

Kunyah, kunyah, kunyah

Sudah tidak asing lagi kan dengan seminar-seminar yang di awal acara ataupun pertengahan membagikan snack untuk peserta? Nah! Daripada kamu tertidur dan kabur ke alam mimpi, ada baiknya kamu menyantap snack yang diberikan oleh panitia. Karena perhatianmu akan lebih fokus pada pembicara yang menyampaikan materi saat mulut juga ikut diberi kesibukan. Sambil makan, sambil memperhatikan, kan asik juga.. hehehe

urp36c93.jpg

Credit from google.com

Corat-coret

Terus gimana dong kalau snacknya sudah habis? Yuk, sekarang saatnya manfaatkan seminar kit. Yupps! Pada umumnya, panitia akan membagikan seperangkat seminar kit di awal acara, seperti pulpen, notes berupa buku catatan, map, sticky notes, atau bahkan perlengkapan lainnya yang mendukung acara. Daripada semua semua seminar kit itu menganggur karena kamu lebih memilih tertidur, ada baiknya kamu manfaatkan notes beserta pulpennya untuk menggambar apapun yang kamu dapat selama seminar. Buat orang-orang yang cenderung auditory (tetap bisa memperhatikan meski hanya dengan mendengar tanpa menatap pembicaranya), cara ini pasti mudah dilakukan. Jadi sambil kamu mendengar materi dari sang pembicara, buat saja visual dari apa yang kamu dengar itu dengan coretan-coretan gambar ataupun mind-map atau bentuk coretan lainnya di notes. Tuangkan semua dan biarkan mengalir saja. Siapa tahu di akhir seminar, kamu malah mendapat inspirasi untuk bertanya di sesi tanya jawab dengan pembicara. Sekaligus, lumayan kan materi yang kamu gambar itu bisa dibawa pulang untuk dibaca lagi 🙂

d7f8651546a477fa562380ae03ec63fc.jpg

Credit from pinterest.com

Live Report

Nah, yang terakhir ini nih yang bisa sekalian melatihmu untuk menjadi jurnalis yang menyampaikan live report atau laporan langsung di lapangan. Tidak perlu sepeti wartawan sesuungguhnya yang berdiri di depan kamera, cukup manfaatkan jari-jarimu untuk live report di sosial media melalui gadget-gadget yang kamu bawa saat itu. Ambil gambar di beberapa kesempatan, posting di sosial media, dan buat konten/caption yang informatif untuk  dibaca publik – atau setidaknya teman-teman yang kamu miliki di sosial media tersebut. Tapi pastikan juga yaa selama kamu mengambil gambar tidak mengganggu berjalannya acara. Dan jangan takut terkesan narsistik di media sosial deh, sekarang saatnya kamu yang mengolah sendiri bagaimana konten beserta gambar yang kamu sebarkan itu bisa menarik minat orang lain untuk tetap mengikuti update live report-mu selama acara.

index.jpg

Credit from google.com

So, let’s be creative and also productive! (YK)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s